Suka bermain Game? Berikut bagaimana Game dapat Mempengaruhi Kinerja Otak

Video game sangat populer di kalangan anak-anak dari segala usia. Dan, karena cepatnya perkembangan teknologi yang terus tumbuh lebih banyak lagi. Anak-anak dan bahkan orang dewasa menemukan permainan game sebagai hiburan. Mereka memainkan permainan ini setiap kali mereka bosan atau ingin beristirahat sejenak dari pekerjaan dan studi mereka.

Bermain game ini mencoba mengubah pikiran dan suasana hati individu dan mereka merasa lebih rileks dari sebelumnya. Karena permintaannya yang terus meningkat, para ilmuwan telah meneliti untuk mengetahui efek dari video game pada otak manusia.

Bermain game dan perubahan pada otak.
Telah ditemukan bahwa game dapat menyebabkan perubahan di banyak wilayah otak. Studi menunjukkan beberapa perubahan struktural di otak karena permainan video dan juga beberapa perubahan dalam fungsi dan perilaku otak.

5. Tingkatkan Perhatian
Pada saat bermain game, kamu pasti berfokus matanya pada game itu, jika tidak maka kamu akan kalah. Oleh karena itu, video game telah menghasilkan peningkatan beberapa jenis perhatian pada manusia, termasuk perhatian selektif dan perhatian berkelanjutan. Selain itu, daerah yang mencari perhatian di otak lebih efisien dalam gamer jika dibandingkan dengan non-gamer, dan mereka membutuhkan lebih sedikit aktivasi untuk tetap fokus pada berbagai tugas.

4. Ukuran Otak
Bermain video game juga telah terbukti meningkatkan ukuran dan kompetensi bagian-bagian otak yang bertanggung jawab atas keterampilan Visuospatial (kemampuan untuk mengidentifikasi hubungan visual dan spasial antara objek). Dengan gamer jangka panjang yang telah mengikuti rencana pelatihan game, Hippocampus kanan mereka telah diperbesar.

3. Pecandu Game
Ketika berbicara tentang pecandu game, ada beberapa perubahan struktural dan fungsional dalam sistem penghargaan saraf (sekelompok struktur yang terkait dengan perasaan senang, motivasi, dan pembelajaran). Ketika kita mengekspos para pecandu video game ini ke sinyal atau tanda apa pun yang terkait dengan game, hal itu menyebabkan candunya dan juga memonitor respons otak mereka.

2. Dapat membantu Meningkatkan Daya Ingat Anda
Game juga dapat melatih otak bahkan membantu meningkatkan bentukan kenangan seseorang. Selain itu, juga membantu dalam meningkatkan dua bidang kognitif signifikan lainnya, memori kerja dan perhatian berkelanjutan. Keterampilan ini dipertahankan selama 6 bulan setelah selesainya.

1. Penurunan Penyakit yang Berhubungan dengan Otak
Ketika kita berbicara tentang penyakit, setiap orang menginginkan kehidupan yang bebas penyakit. Bagaimana jika itu bisa dilakukan dengan bantuan video game?
Ya, permainan berbasis strategi, telah terbukti mendorong peningkatan fungsi otak di antara orang dewasa yang lebih tua dan dapat memberikan beberapa perlindungan terhadap penyakit Alzheimer dan demensia. Juga, sedikit pelatihan otak dapat membantu membalikkan beberapa penurunan otak yang berkaitan dengan usia.

Secara keseluruhan, game-game ini terbukti berharga karena merupakan penghilang stres, meningkatkan fungsi otak, menyembuhkan penyakit, selain menjadi sumber hiburan. Tapi, selalu ada sisi kedua dari sebuah koin. Di sini, menghabiskan terlalu banyak waktu bermain video game bisa berbahaya bagi anak-anak maupun orang dewasa. Berbicara tentang anak-anak, itu dapat menghambat studi mereka sambil melemahkan penglihatan mereka saat permainan ini dimainkan di layar. Dan, orang dewasa dapat menghambat pekerjaan mereka saat bermain game di kantor.

Oleh karena itu, jangan terlalu sering bermain game, karena banyak pengaruh baik dan juga buruknya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Suka bermain Game? Berikut bagaimana Game dapat Mempengaruhi Kinerja Otak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel