Trading Forex & Gold Sering lose ? Ini penyebabnya

 Trading Forex,Gold/Saham merupakan aktivitas sehari2 bagi sebagian orang di internet, umumnya pada jaman dulu trading hanya bisa dilakukan oleh orang orang kaya saja, seriing perkembangan waktu dan jaman, trading bisa dilakukan oleh masyarakat menengah hingga keatas.

oleh sebab itu trading merupakan salah satu mata pencaharian sehari2, eits tetapi trading memiliki resiko yang cukup besar loh jika kamu tidak belajar meng-analisa pergerakan market. akan berakibat kacau kalau kamu tidak memiliki ilmunya.

akan tetapi trading itu sendiri bisa membuat kamu kaya raya, jika kamu mampu berusaha dan banyak belajar !!, dari sisi lain trading di indonesia padangannya buruk bagi sebagian orang, di anggap menipu dan lain2, nyatanya trading tidak seperti itu, 

oke masuk kepembahasan Kenapa Trading Forex & Gold Sering lose ?




1. Tidak Mengetahui Pergerakan market

    Nah yang satu ini pasti dialami trader trader newbie seperti saya, Salah satunya yaitu tidak mengetahui market akan bergerak kemana, hal ini yang membuat kamu lose apa lagi jika lot terlalu besar akan terjadi namanya bangkrut/Margin call yang membuat dana kamu hilang seketika.

2. Menahan Posisi yang Salah

    Sadarkah bahwa kadang ketika anda mengikuti sebuah tren dalam trading tapi berakhir dengan kerugian. Ungkapan mengikuti tren sering terdengar dari para profesional trader, “trend is a friend” atau bahkan “follow the trend”.  Ini adalah  cara para profesional memberitahukan bagaimana selama ini mendapat keuntungan dari trading.

Kenapa tren malah berakhir kerugian? Berdasarkan analisis kebanyakan trader akan mengalami trading loss berkepanjangan saat market sedang sideways. Pada saat ini posisi buy ataupun sell akan terasa selalu menguntungkan. Meskipun akan terjadi floating loss namun para trader paham jika menunggu lebih lama maka posisi akan kembali membawa profit.

Namun terkadang saat sedang sideways pasar bisa tiba-tiba berubah tren. Hal ini tentunya di luar perkiraan trader. Berdasarkan hal ini menunjukan bahwa trader cenderung loss karena menahan posisi dan menunggu karena menyangka keadaan akan seperti sebelumnya. Sayangnya hal ini tidak terjadi sehingga trader harus mengalami loss.

3. Lot Terlalu Besar

    Penyebab Ketiga dari loss adalah karena trader melakukan trading dengan lot terlalu besar. Walaupun saat sideways merupakan waktu yang paling banyak untuk mendapatkan profit jangan sampai over confidence. Trader harus berhati-hati sebab momen sideways juga bisa menyebabkan margin call jika lot terlalu besar dan tidak seimbang dengan modal yang dipunya.

    Perlu diingat bahwa tujuan utama bisnis forex bukan tentang berapa besar keuntungan yang dapat diraup, namun seberapa lama keuntungan dapat diperoleh secara konsisten. Jika bicara tentang konsistensi maka yang harus dilakuka adalah money manajemen. Money manajemen akan menjadi kunci yang mengatasi trading loss  berkepanjangan yang disebabkan oleh faktor apa pun.

    Sudah banyak diketahui bahwa money manajemen adalah proteksi yang harus dimiliki oleh trader. Apalagi jika sewaktu-waktu terjadi market free fall ratusan hingga ribuan pips dalam waktu sehari. Penerapan money manajemen sebenarnya sangat sederhana namun, jika masih belum bisa memahaminya anda bisa memakai jasa mentor forex profesional.

4. Terjadi Over Trading

    Hal Keempat yang sering menjadi penyebab trading loss berkepanjangan  adalah over trading. Kesalahan ini sering dialami oleh trader pemula yang masih belum dapat memajemen emosi dan psikologisnya. Para pemula biasanya memiliki hasil trading tidak konsisten dan cenderung mengalami loss trading tanpa disadari. 

    Contoh over trading dapat dilihat misalnya seorang trading yang sedang trading pada chart daily lalu mencoba melihat time frame lebih rendah seperti 15 menit dan tergoda untuk entry. Atau lainnya ketika trader pemula sedang merasakan euforia profit yang melimpah dan rasa percaya dirinya menjadi berlebih. 

Tanpa sadar trader-trader ini telah melakukan trading yang mengarah pada berlebihan atau over trading. Sebab mereka yang awalnya memiliki rencana untuk trading pada time frame atau pada lot yang telah direncanakan malah menjadi tidak disiplin. Over trading dapat diminimalisir dengan penggunaan plan trading yang konsisten juga memperkuat rasa disiplin dalam trading di broker forex terbaik.

Analisis ini dibuat berdasarkan pengamatan perilaku trader yang sering mengalami margin call, juga pengalaman sebagai full time trader. Jika sudah mengetahui penyebabnya, trader harus mempersiapkan solusi. Solusi dapat dipelajari bersama mentor ataupun sarana edukasi forex lainnya. Mentor dan sistem edukasi yang kami sediakan akan siap untuk mengurasi risiko anda mengalami trading loss Berkepanjangan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Trading Forex & Gold Sering lose ? Ini penyebabnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel